Selasa, 03 Januari 2012

Mengapa Souvenir di tiap daerah sama?

Minggu lalu saya pergi ke pangandaran, saya bingung mau beli apa. Kemudian saya lihat-lihat banyak barang, gantungan, dan baju disana, saya kemudian beli gantungan yang orang-orangan gitu dengan tulisan pantai pangandaran, dan beli baju warna krem gambar lukisan pantai.
Setelah pulang, sodara saya memberi saya sebuat gantungan dan ternyata MIRIP PERSIS dengan gantungan yang saya beli, hanya saya tulisan wisata nya berbeda.
Dan minggu ini saya pergi ke Malioboro dan lagi-lagi saya melihat gantungan kunci itu dan baju yang sama dengan gambar berbeda.

Saya pernah lihat waktu itu di TV, ada bule yang ditanya di salah satu tempat wisata tentang barang2 souvenir nya, dia bilang "sebenarnya tidak ada yang spesial, saya telah berkunjung di beberapa tempat di indonesia dan kebanyakkan souvenir nya mirip"

Sebenarnya masih BANYAK barang-barang yang dijadikan souvernir suatu tempat wisata padahal wisata lain pun menggunakannya. Tidak apa-apa sih tapi setidaknya masyarakat lebih kreatif lagi dalam menciptakan souvenir

Tapi coba negara kita mencontoh negara lain, misalnya negara yang dekat dengan kita. Souvenir gantungan simple tapi terlihat unik dan lucu atau barang lain yang menggambarkan ciri khas tempat itu. seperti ini nig


Gantungan kunci
 
 Gelas
 tempelan kulkas
 piring hias
 tempat tusuk gigi

Termometer
 boneka/patung
 boneka/patung
 boneka/patung
 boneka/patung
 gelang
piring
Baca Selengkapnya...

Cara Mengurangi Rasa Marah

Pasti kalian semua pernahkan merasakan yang namanya marah?
Nah marah sih boleh saja, namanya juga manusia punya perasaan, tapi marah terlalu lama atau berlebihan tidak baik loh, selain akan merusak hati, mempercepat kematian, lingkungan pun serasa tidak nyaman, dan masih banyak lagi.
Saya memang tidak dapat menghilangkan rasa marah anda, tapi saya akan bagi tips untuk mengurangi rasa marah anda. Silahkan Lihat


1. Berusahalah untuk diam atau tidak banyak bicara (tenang)
Sebagaimana sabda Nabi saw., "Apabila salah seorang di antara kamu marah maka diamlah." (HR Ahmad).

2. Bila Anda sedang marah dalam keadaan berdiri maka duduklah, bila duduk masih marah maka berbaringlah
Hal tersebut ditegaskan oleh Nabi saw. "Marah itu dari setan, maka apabila salah seorang di antaramu marah dalam keadaan berdiri duduklah, dan apabila dalam keadaan duduk maka berbaringlah." (HR Asy-Syaikhany).

3. Atur nafas
Saat emosi sedang terbakar dan ubun-ubun terasa panas karena menahan marah, Anda tidak dapat berpikir bijak dan jernih. Menarik nafas panjang dan dengan cara benar pada saat ini akan sulit. Meski begitu, Anda masih tetap dapat menggunakan nafas sebagai teknik menenangkan diri.
Cukup konsentrasikan sejenak pikiran dan atur nafas sehingga menjadi lebih lambat dari yang sebelumnya saat emosi sedang mencapai puncaknya. Nah, di saat inilah Anda sesaat bisa melupakan kemarahan dan cara nafas pun jadi perlahan. Otomatis pula, tingkat kemarahan Anda akan berkurang 1-2 derajat.

4. Pergi (jalan-jalan/main/makan/dll)
Jika memungkinkan, ganti suasana, cari tempat yang tenang yang lain di mana Anda bisa melupakan semua masalah sehingga dapat pula melupakan kemarahan yang ada. Tempat dan suasana dapat mengubah kemarahan tanpa Anda harus bicara atau berrindak sesuatu. Tidak bakal ada teriakan, hujatan, atau benda-benda yang melayang karena pergantian suasana dan tempat dapat dengan mudah pula mengalihkan pikiran dan emosi.

5. Tertawa
Sebagai ganti rasa frustrasi, tertawalah. Ini akan membawa efek positif pada rasa marah dan situasi pada saat itu secara umum. Menurut para ahli, salah satu untuk mememecahkan 101 masalah stres adalah dengan tertawa. Tertawa menetralisir kemarahan, mengubah pandangan, dan membantu mengatasi masalah yang ada. Jika banyak tertawa, stres dengan sendirinya akan berkurang.

6. Makan Manis-Manis
Makan yang manis-manis. Ambil sebungkus cokelat dan segera makan. Gula akan memberi efek yang cepat untuk menenangkan emosi. Hal ini sebenarnya lebih ke faktor kejiwaan dibanding ilmiah. Namun, biar bagaimanapun, ada gunanya. Jika Anda tak mau makan cokelat karena takut kelebihan kalori, dapat diganti dengan makan buah-buahan atau minum jus.strawberi atau minum jus. Yang penting, ada suatu bentuk pengalihan yang dapat menenangkan jiwa.

7. Tenangkan Saraf
Saat menikmati gula atau sesuatu yang manis, siapkan teh yang dapat menenangkan saraf Anda. Teh dengan aroma bunga-bungaan terbukti dapat mengurangi stres, seperti teh kamomil.

8. Ingat kebaikan orang itu kepadamu, dan lupakan kebaikan mu terhadap orang itu. Ingat keburukan mu kepadanya, dan lupakan keburukannya kepadamu

9. Jika semua cara di atas belum berhasil.. Wudhu lah!
Baca Selengkapnya...